Salah satu teman lama kirim pesan singkat yang berbunyi seperti judul blog ini. Is happines state of mind?
Apa sih maksudnya?
Hari ini adalah hari minggu dan hari yang cukup panjang buat saya. Di project, tidak ada weekend. Yang ada hanya kerja dan Field Break. No holiday, no off. Sadis sih, tapi itu faktanya. I pretty enjoy it actually. Karena sistem kerja roster cukup mengakomodasi gaya hidup saya saat ini. Atau mungkin sebaliknya, gaya hidup saya beradaptasi dengan roster kerja. Entahlah...
So, kenapa ini hari yang panjang? Ya, karena saya punya appointment dengan client untuk discuss lebih jauh mengenai hal yang sedang saya kerjakan.
FYI yah, saya hanya junior aja di perusahaan saya saat ini. Dan expat yang harus saya temui ini seorang CM, Construction Manager. Obviously, out of my league.
Sempat panik juga, saya sampai sms boz saya yang lagi di Jakarta padahal lagi weekend. Saya udah bayangin mesti bos saya bilang..”Ddooooh ganggu aja sih junior ini..”
So dengan menguatkan diri saya pergi ke kantor client. Menemui si CM. Hmm..he is about to leaving when i came in with silly smile on my face and asking : are you available sir?..but somehow, si bule kesian kaleee ma si junior indo yang chubby dan pasang senyum (or meringis)..
Dengan malas dia menjawab..(ntah itu emang accentnya)..(suara agak sengau gitu)..”wHHell, okHHey, i was abHHouHHt to leavHHHing”....(dalam hati) yeah i can see that...hahaha..
Mulailah saya menjelaskan semua yang saya sedang kerjakan dan mengkonfirmasi beberapa hal. Intinya menggali lebih jauh apa sih maunya si bule.. Dengan gelagapan dan bahasa inggris yang grammarnya Singaporean rada bugis dikit...hehehe..intinya hasil percakapan kami dia butuh LEBIH BANYAK dari yang saya sudah kerjakan. So needy client.
Terbayang semua paperwork yang musti selesai besok buat bikin hepi si bule,so dia bisa sign every penny that we claim. Keluarlah aku dengan langkah berat (emang berat soalnya chubby). Seakan hari itu belum cukup, sampe di pintu luar kantor client, saya baru sadar kalo hp dan helmet gak ada..ugh..dengan malu2 butuh, saya masuk lagi ke kantor dan kayak anak ayam yang hilang induknya..i said..”i think i lost my cellphone..”..yep, dengan nada gak yakin and thats right, di tengah2 kantor client, yang dikelilingi staff2nya. Berharap ada yang simpati..hihihi
Sebenarnya kantorku gak seberapa jauh. Let me put it this way, jauhnya kantor hanya bisa bikin betis kita membesar 40% dengan relief yang naik turun dan sepatu safety yang membebani. Bener kan, gak terlalu jauh...hehe..tp saya gak bisa jalan karena gak ada helmet td. Di area konstruksi gak boleh melenggang tanpa safety equipment.
Ada bule satunya yang cukup koperatif. At least dia nunjukin kalo dia concern. Jadi dia bantu deh nyari2. Kalo2 ada disekitar situ, ntah jatuh or apa keq. Saya sih masih positif thinking aja, hpnya ketinggalan di mobil yang nganter td. Helmet hilang gpp, tp cellphonenya gak boleh hilang. Tp panas dingin juga bow..dan gak henti2nya aku menghukum diri dengan ngatain diri sendiri, stupid..sloppy..bla..bla..bla..sambil mukulin jidat luasku dengan pulpen. Si bule koperatif nanya, what’s wrong..?? iyalah mesti aku keliatan konyol sekali..dan aku jujur sekali dengan menjawab : it really make my day..
So sambil nunggu mobil jemputan, harap2 cemas, mood berangsur2 down, menyesali nasib, mikir2 karma apa yang kena ke aku, lot of things going on in my head, kira2 10menit, tak disangka, ternyata si bule koperatif td tiba2 muncul, sambil teriak : Yuuuhuuu...Pake helmetku dan bawa hpku. Dengan nyante doi bilang, you left it beside the chair you was sitting on.. Me : What?? Aduh tambah konyol lagi deh soalnya itu di ruangan si CM.
Tapi akhirnya aku hanya bisa berkali2 berterimakasih. Kamsia..kamsia..Ah..ada2 aja..
Nah, sepulangnya dari kantor client, aku duduk bentar, mikirin yang baru saja terjadi.
Benar, saya gak berhasil meluluhkan hati si CM buat sign yang saya kerjain.
Benar, bukannya berhasil malah nambahin paperwork which is time and energy consuming.
Benar, saya sudah berlaku konyol dan tingkah itu bukannya menambah respect dari client malah obviously..i’m junior..
Benar, dengan tidak berhasilnya saya makin mengukuhkan status junior saya di mata pak bos..
Then again i thought..so what?? There will always tomorrow to fix it. I’ve done my best today, and better to give my self some credits..gak banyak junior yang mau ke sarang singa dan berdiskusi dengan si empunya sarang. At least i know next time procedures and what steps need to be taken. At least saya bawa kabar buat pak bos bahwa dapatin sign dari si CM bukan impossible, kita hanya perlu nambahin jam kerja kita buat nyelesain paperwork yang dibutuhin. Yeah paling si pak bos bilang gini..”Kita?? Lo aja kalllleeee...”
Waktu dinner di mess hall, saya ketemu dengan si bule koperatif tadi. Beliau nanyain, so how’s your ending day? Are you happy now after all those things happened today? Did it really make your day?..sambil tertawa saya bilang, “humm..i think i choose to be happy pak”..
Si bule berhenti di antrian makan dan tersenyum penuh arti sambil bilang.. “i think i need to learn that from you”..dan sambil melambaikan tangan saya bilang..”i just watch OPRAH”..si bule tertawa terbahak2 dengar leluconku..
So, is happiness is state of mind? I would like to answer YES it is..and no matter what happen, we better to keep that in our mind.
Sunday, May 09, 2010
Is happiness is state of mind?
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

2 comments:
Ya, senang itu pilihan bukan kondisi. Kondisi bisa satu macam, tapi tidak semua orang senang, bahkan bisa jadi sebaliknya.
Bukan hanya yang menimpa kita, akan tetapi bisa yang menimpa orang lain, sikap dan pilihan ada pada kita. Misal ada tetangga yang bahagia naik pangkat, bisa saja tetangga yang disebelah kiri ikut senang, tapi tetangga yang disebelah kanan naik darah tingginya, saking irinya
Salam kenal dari Sydney.
Terimakasih sudah mengingatkan aku untuk "being happy" no matter what :d
Kadang memang aku pikir - segala sesuatu toe kalau mau dibikin susah yachhhhh susah akhirnya. Tetapi semuanya tergantung bagaimana kita melihatnya yach? Yang susah bisa juga terlihat mudah, indah dan menyenangkan asalkan kita mau belajar dari sudut yang positif?:D
Met berkarya!
Post a Comment